SOSIALISASI 3 DOSA PENDIDIKAN BAGI ANAK-ANAK DI DESA HESSA AIR GENTING
Abstract
Permasalahan sampah plastik merupakan isu lingkungan yang semakin kompleks dan berdampak
langsung terhadap kualitas lingkungan serta kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
Desa Meranti, Kecamatan Meranti, Kabupaten Batu Bara merupakan salah satu wilayah yang
menghadapi permasalahan serius terkait peningkatan volume sampah plastik rumah tangga yang belum
dikelola secara optimal. Rendahnya tingkat pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai
pengelolaan sampah yang ramah lingkungan menyebabkan sampah plastik sering dibuang sembarangan,
dibakar, atau dibiarkan menumpuk di lingkungan sekitar. Ecobrik dipilih karena merupakan metode
pengelolaan sampah yang sederhana, murah, mudah diterapkan, serta dapat melibatkan masyarakat
secara aktif. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi awal, sosialisasi edukatif, pelatihan teknis
pembuatan ecobrik, serta pendampingan dan evaluasi keberlanjutan program. Hasil kegiatan
menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai bahaya sampah plastik terhadap
lingkungan dan kesehatan, serta meningkatnya kesadaran masyarakat bahwa sampah plastik dapat
diolah menjadi produk bernilai guna melalui ecobrik. Partisipasi aktif masyarakat, khususnya ibu rumah
tangga dan pemuda desa, menjadi indikator keberhasilan program ini. Program PKM ini diharapkan
dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya peduli lingkungan serta sistem pengelolaan
sampah berkelanjutan di Desa Meranti.
Kata kunci: Ecobrik, Pengabdian Kepada Masyarakat, Sampah Plastik, Edukasi Lingkungan,
Pemberdayaan Masyarakat