PEMODELAN DIRECT SELLING PRODUK DAN JASA HASIL KUBE DI KECAMATAN KISARAN TIMUR
Authors
Wanayumini Wanayumini
Universitas Asahan
Harmayani Harmayani
Universitas Asahan
Abstract
Produk dan jasa dihasilkan oleh pabrikasi atau home industri untuk kalangan industri menengah, kini industri sudah merambah sampai ke rumah – rumah warga yang melakukan usaha menegnah ke bawah di tengah tengah masyarakat. Diantaranya seperti kedai kelontong , kedai makanan siap saji seperti nasi goreng atau pecal, tidak terlepas produk dan jasa di hasilkan oleh kelompok masyarakat usaha bersama yang biasa di kenal deng singkatan KUBE. Kelompok ini bergabung di karenakan tidak hanya karena modal yang kecil juga di karenakan pelaksanan yang membutuhkan banyak orang dalam memproduksi barang dan jasa, tidak jarang di desa dan kelurahan mereka menjadi masyarkat komunitas untuk meiliki kegiatan positif sampai dapat meningkatakan penghasilan keluarga secara mandiri. Direct Selling diharapkan dapat memetakan hasil produk barang dan jasa dari hasik Kube, sehingga selanjutnya dapat dilakukan promosi bersama dalam satu perangkat yang di dalamnya dapat melakukan pembayaran scara digital sehingga tidak membutuhkan bentuk pembayaran tunia. Namun dalam ukuran tertentu pemilik wang digital dapat memngubahnya dalam rekeniing perbangkan yang di daftarakan sebagai peserta Aplikasi Direct Selling Kelompok Masyarakat Usaha Bersama. Produk Barang dan Jasa dari kube tidaklah harus di nikmati atau di jual beli dalam komunitas Aplikasi Direct Selling tertentu, peserta pembeli dapat juga melakukan transaksi diluar dari peserta Aplikasi. Namun untuk menjaga kestabilan Produk Barang dan Jasa Aplikasi lebih mengutamakan kepada kepemilikan ke anggotaan Khusus dari pada Peserta dari Luar komunitas.
Kata kunci : Barang , jasa, Penjualan, Komunitas, Langsung
References
Ika,N 2008, ‘Pengaruh Kepuasan terhadap Kesetiaan dan Business Builders