Kecerdasan spiritual adalah pengetahuan tentang mengenai diri sendiri, kesadaran diri, kepekaan sosial, empati dan kemampuan untuk berkomunikasi secara baik dengan orang lain. Meningkatkan kecerdasan spiritual sangatlah perlu bagi setiap siswa/i, karena dengan meningkatnya kecerdasan spiritual, maka siswa/i dapat mempunyai kepekaan dalam mengelola perasaan kemudian menjadi kerangka dalam berperilaku, bersosialisasi dengan masyarakat dan dapat mengambil keputusan yang tepat. Namun, untuk meningkatkan kecerdasan spiritual siswa/i kristen Tarutung Kecamatan Sipoholon Kota Tapanuli Utara diperlukan upaya Guru Ilmu Pendidikan. Dampak dari upaya yang telah dilaksanakan oleh Guru ilmu Pendidikan dalam peningkatan kecerdasan spiritual adalah maha siswa/i lebih bisa mengontrol diri ataupun semangat/spiritual, saling menghargai, rasa berempati yang begitu tinggi, social, kelas lebih aktif, efektif, dan menyenangkan. Kesimpulannya adalah upaya yang digunakan guru ilmu Pendidikan dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa/i kristen Tarutung sangat baik.
Â
Kata Kunci: Kecerdasan Spiritual siswa
References
Hasbullah, Dasar-dasar Ilmu Pendidikan (Umum dan Agama Islam), (Jakarta: Rajawali Pers, 2011), h. 4.
Muhibbin Syah, Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2008), h. 10.
E. Mulyasa, Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, (Jakarta: Bumi Aksara, 2009), h. 192.
Dini Kasdu, Anak Cerdas A-Z Panduan Mencetak Kecerdasan Buah Hati Sejak Merencakan Kehamilan Sampai Balita, (Jakata: Puspa Swara, 2004), h.7.
Sriwati Bukit dan Istarani, Kecerdasan dan Gaya Belajar, (Medan: LARISPA Indoneisa, 2015), h. 1.
Syamsu Yusuf LN, Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja, (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2004), h. 106.
Yudrik Jahja, Psikologi Perkembangan, (Jakarta: Kencana, 2013), h. 405-406.
Ary Ginanjar agustian, Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual
ESQ (Emotional Spiritual Quotient) Berdasarkan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam, (Jakarta: Arga Wijaya Persada, 2003), h. 57.
Dani Ronnie M, The Power of Emotional & Adversity Quotient For Teachers, (Jakarta Selatan: Hikmah, 2006), h. 96.
Sumadi Suryabrata, Psikologi Pendidikan, (Jakarta: Rajawali Pers, 2011), h. 236-238.
Ngalim Purwanto, Psikologi Pendidikan, (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2007), h. 28.
Danang Aziz Akbarona, Kecerdasan Orang-orang Hebat, (Jakarta Barat: HDA Publikasi, 2005), h. 38.